Masalah anemia pada remaja putri di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, sebanyak 54,8 persen remaja putri di Indonesia diketahui belum pernah mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD). Angka tersebut menunjukkan masih rendahnya akses dan pemahaman remaja terhadap pentingnya pencegahan anemia sejak dini.

Dalam informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Kemendukbangga/BKKBN, disebutkan pula bahwa 51,4 persen remaja putri tidak mengonsumsi TTD karena belum memahami manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Kondisi ini dinilai bukan sekadar persoalan ketersediaan suplemen, tetapi juga kurangnya edukasi kesehatan yang menjangkau kalangan remaja secara menyeluruh.

Anemia pada remaja putri tidak bisa dianggap sepele. Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga menurunkan produktivitas belajar. Dampaknya bahkan dapat berlanjut hingga masa kehamilan di kemudian hari, seperti risiko perdarahan saat melahirkan, kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR), hingga stunting pada anak.

Kemendukbangga/BKKBN juga menjelaskan bahwa Tablet Tambah Darah bukan hanya dikonsumsi saat seseorang sakit, melainkan sebagai langkah pencegahan agar tubuh tetap memiliki kadar zat besi yang cukup. TTD mengandung zat besi dan asam folat yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah serta menjaga kesehatan tubuh remaja putri.

Data SKI 2023 turut menunjukkan bahwa akses TTD masih sangat bergantung pada distribusi di sekolah, dengan persentase mencapai 88,9 hingga 90,3 persen. Hal ini menandakan pentingnya keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, dan keluarga dalam memastikan remaja memperoleh edukasi serta akses rutin terhadap tablet tambah darah.

Melalui kampanye tersebut, Kemendukbangga/BKKBN mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan remaja putri sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *