Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatalkan rencananya untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Padahal, sebelumnya ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis (21/5/2026).
Purbaya mengaku tetap menerima keputusan tersebut meski merasa sedih karena belum bisa menjalankan rukun Islam kelima tahun ini.
“Belum saatnya mungkin,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Saat ditanya apakah pembatalan keberangkatan haji berkaitan dengan kondisi ekonomi atau pelemahan nilai tukar rupiah, Purbaya tidak memberikan jawaban secara rinci. Ia hanya menyebut bahwa kemungkinan memang belum waktunya untuk berangkat.
“Belum rezekinya,” katanya.
Sebelumnya, Purbaya sempat mengungkapkan persiapannya untuk melaksanakan ibadah haji bersama keluarga. Ia bahkan berencana menjalani ibadah di Tanah Suci selama sekitar 10 hari dan menyiapkan doa khusus terkait kondisi ekonomi Indonesia.
Meski batal berangkat tahun ini, Purbaya berharap tetap dapat menunaikan ibadah haji pada musim haji mendatang.
