GOWA – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa yang menghadirkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, berlangsung panas hingga berujung aksi walk out oleh bupati saat proses klarifikasi, Selasa (14/7/2026).
Sidang yang digelar di Gedung DPRD Gowa itu awalnya berlangsung normal. Saat diberi kesempatan menyampaikan pandangannya, Husniah meminta agar seluruh pertanyaan anggota Pansus disampaikan secara kolektif sebelum dirinya memberikan jawaban.
“Izinkan saya juga ingin menyampaikan hak saya. Saya akan menjawabnya dengan tuntas dan lugas. Dan saya meminta kepada seluruh anggota Pansus untuk bisa memberikan pertanyaannya secara kolektif kepada saya,” ujar Husniah.
Permintaan tersebut tidak disetujui pimpinan sidang. Pimpinan Pansus menjelaskan bahwa kehadiran Bupati Gowa dalam forum tersebut adalah untuk memberikan klarifikasi terhadap sejumlah materi hak angket sehingga pertanyaan akan disampaikan secara bergantian oleh masing-masing anggota sesuai kebutuhan.
“Apa yang disampaikan oleh Ibu Bupati sebagai terperiksa kita maklumi. Namun kehadiran Ibu di tempat ini adalah dalam rangka klarifikasi. Ada hal-hal yang tentu saja tidak secara kolektif bisa diklarifikasi. Oleh karena itu, kami memberikan pertanyaan sesuai pemahaman dan hal-hal yang ingin kami klarifikasi. Sehingga tidak perlu secara kolektif,” kata pimpinan Pansus.
Mendengar penjelasan tersebut, Husniah kembali menyampaikan keberatannya. Ia menilai haknya sebagai pihak yang dimintai klarifikasi tidak diberikan sebagaimana yang diharapkannya.
“Saya mempunyai hak juga selaku terperiksa untuk dihargai. Saya sangat menghargai agenda-agenda DPR, khususnya Pansus. Saya tidak mau semuanya juga berantakan. Saya ingin semuanya lancar, namun kita saling menghargai satu sama lain,” ucap Husniah.
Bupati Gowa kemudian menyatakan tidak bersedia melanjutkan proses pemeriksaan dan memutuskan meninggalkan ruang sidang.
“Mohon maaf, saya tidak bisa melanjutkan Pansus ini, karena rekan-rekan DPR tidak memberikan hak saya sebagai terperiksa. Terima kasih. Saya mohon izin meninggalkan tempat ini. Saya sudah menghadiri sebagai bentuk penghargaan saya kepada DPR,” katanya sebelum berjalan keluar dari ruang rapat.
☕ Dukung ASHA Publishing
Jika artikel ini bermanfaat, Anda dapat mendukung operasional redaksi dan publikasi kami.
Aksi walk out Bupati Gowa menandai berakhirnya sidang tanpa adanya proses klarifikasi sebagaimana agenda yang telah dijadwalkan. DPRD Gowa selanjutnya dijadwalkan menentukan langkah lanjutan terkait proses hak angket tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
