Pemerintah Perpanjang Kebijakan WFH ASN Dua Bulan ke Depan

Pemerintah memutuskan melanjutkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dua bulan ke depan di tengah kondisi geopolitik global yang masih bergejolak.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5).

Airlangga mengatakan kebijakan WFH diperpanjang sebagai langkah antisipasi pemerintah terhadap dampak ketidakpastian global, termasuk situasi perang dan tekanan ekonomi internasional yang dinilai masih berlangsung.

“Perang belum berakhir, maka akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” ujar Airlangga.

Menurutnya, kebijakan tersebut sebelumnya diterapkan untuk merespons kenaikan tekanan harga energi dan BBM akibat situasi geopolitik dunia. Pemerintah juga menilai pola kerja fleksibel dapat membantu efisiensi pengeluaran negara maupun masyarakat.

Dalam keterangannya, Airlangga menyebut skema WFH diperkirakan mampu menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah, terutama dari pengurangan penggunaan kendaraan dinas, perjalanan operasional, serta konsumsi energi harian.

Pemerintah juga disebut tengah menyiapkan sejumlah paket kebijakan ekonomi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini. Kebijakan tersebut mencakup berbagai insentif dan langkah stabilisasi di tengah tekanan global.

Skema WFH akan diterapkan khususnya pada hari Jumat untuk ASN, sementara sektor swasta disebut dapat menyesuaikan kebijakan kerja fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu menjaga konsumsi masyarakat, mengurangi tekanan biaya transportasi, serta mendukung efisiensi energi nasional di tengah kondisi global yang belum stabil.

Hingga kini, pemerintah masih terus memantau perkembangan geopolitik internasional dan dampaknya terhadap ekonomi domestik sebelum menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan kerja fleksibel tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 ASHA News by ASHA Publishing. All Rights Reserved.