GOWA – Keluarga besar Bupati Gowa, Sitti Husniah Talengrang (HT), menyatakan sikap resmi terkait polemik yang berkembang di Kabupaten Gowa. Dalam konferensi pers yang digelar di Dusun Kaluarrang, Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Sabtu (11/7), keluarga menegaskan tidak ingin dijadikan tameng untuk membela persoalan yang melibatkan Husniah Talengrang.
Pernyataan tersebut dibacakan oleh penasihat hukum keluarga, Zaky Ramadhan, yang menyampaikan bahwa sikap keluarga diambil setelah melakukan pengumpulan serta validasi berbagai informasi yang dinilai dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pernyataan itu, keluarga menyebut telah berulang kali mengingatkan Husniah Talengrang terkait hubungannya dengan Muhammad Basri atau Basri Kajang (BK). Meski demikian, menurut keluarga, Husniah tetap memilih membela BK.
Keluarga juga menyatakan bahwa seluruh tanggung jawab moral, etika, tata kelola pemerintahan, hingga konsekuensi hukum merupakan tanggung jawab pribadi Husniah Talengrang dan tidak seharusnya dibebankan kepada keluarga besarnya.
Selain itu, keluarga mengaku menolak berbagai upaya yang dinilai menyeret nama anggota keluarga ke dalam polemik tersebut. Mereka meminta agar tidak ada pihak yang menjadikan keluarga besar sebagai tameng atau alat untuk kepentingan politik.
Dalam pernyataan resminya, keluarga mengklaim telah menemukan adanya dugaan penyimpangan etika, moral, dan norma yang dilakukan oleh Husniah Talengrang bersama Muhammad Basri. Mereka juga menilai peran BK telah melampaui kapasitas sebagai konsultan politik karena diduga ikut mengintervensi berbagai urusan pemerintahan.
“Kami tegaskan dengan jelas, jangan jadikan kami tameng untuk berlindung,” demikian salah satu poin yang disampaikan dalam pernyataan sikap keluarga.
☕ Dukung ASHA Publishing
Jika artikel ini bermanfaat, Anda dapat mendukung operasional redaksi dan publikasi kami.
Keluarga juga menegaskan bahwa sikap tersebut tidak didasarkan pada asumsi ataupun kepentingan politik, melainkan merupakan hasil evaluasi internal keluarga atas berbagai fakta yang mereka kumpulkan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Husniah Talengrang maupun Muhammad Basri terkait pernyataan keluarga besar tersebut.
