Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cipinang, Jakarta Timur, berhasil digagalkan petugas. Sebanyak 12 paket yang diduga berisi sabu ditemukan disembunyikan di dalam makanan olahan oseng cumi saat pemeriksaan barang bawaan pengunjung.
Pengungkapan kasus bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh barang titipan yang akan masuk ke area lapas. Saat memeriksa makanan yang dibawa seorang pengunjung berinisial KR, petugas menemukan sejumlah bungkusan mencurigakan yang disisipkan di antara olahan cumi.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan 12 paket yang diduga berisi sabu. Barang tersebut diduga akan diserahkan kepada seorang warga binaan berinisial MIC.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang, Edi Sigit Budiman, menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan ketat terhadap seluruh barang bawaan yang masuk ke dalam lapas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pengunjung yang membawa barang tersebut mengaku dijanjikan imbalan sebesar Rp500 ribu apabila berhasil memasukkan paket tersebut ke dalam lapas. Modus yang digunakan adalah sistem titipan melalui kurir sebelum barang dibawa oleh pengunjung saat jam kunjungan.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan pihak lapas segera berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta serta aparat kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasus tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Timur guna mengungkap asal usul barang, jaringan yang terlibat, serta kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam upaya penyelundupan tersebut.
☕ Dukung ASHA Publishing
Jika artikel ini bermanfaat, Anda dapat mendukung operasional redaksi dan publikasi kami.
Pihak Lapas Narkotika Cipinang menegaskan akan terus memperketat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung dan barang bawaan guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap keseluruhan jaringan di balik percobaan penyelundupan narkotika tersebut.
