Cemburu Berujung Maut, Suami di Konawe Selatan Diduga Aniaya Istri hingga Tewas

Seorang perempuan berinisial AS (24) ditemukan meninggal dunia di rumah yang ditematinya di BTN Griya Resky Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Polisi menetapkan suaminya sendiri, IS (28), sebagai terduga pelaku setelah hasil penyelidikan mengarah pada dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang berujung kematian korban.

Kasus tersebut terungkap setelah warga melaporkan penemuan jasad korban di dalam rumah pada Sabtu (30/5). Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka pada beberapa bagian tubuh.

Penyelidikan yang dilakukan aparat kemudian mengarah kepada suami korban. Tim gabungan dari kepolisian bergerak melakukan pencarian dan berhasil mengamankan IS untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap istrinya. Polisi menyebut tindakan tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku menaruh kecurigaan bahwa korban memiliki hubungan dengan pria lain.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, pelaku diduga melakukan serangkaian kekerasan fisik terhadap korban hingga menyebabkan kondisinya memburuk. Setelah kejadian itu, korban sempat mengeluhkan sakit sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

Yang mengejutkan, setelah menyadari istrinya tidak lagi merespons, pelaku diduga berupaya membangunkan korban karena tidak percaya sang istri telah meninggal dunia. Polisi mengungkapkan pelaku kemudian membersihkan tubuh korban, merapikan rambutnya, dan memeluk jasad korban dengan harapan istrinya dapat hidup kembali.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan pihaknya masih melengkapi alat bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hasil visum dan autopsi juga menjadi bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan.

Selain memeriksa pelaku, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Polisi memastikan proses hukum akan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 ASHA News by ASHA Publishing. All Rights Reserved.