Kepolisian Daerah Jawa Barat terus memburu Taufik Hidayat (30), tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Tersangka kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai satuan dan instansi terkait. Selain menelusuri keberadaan tersangka secara langsung, penyidik juga mendalami jejak digital yang diduga dapat membantu mengungkap lokasi pelarian pelaku.
Menurut Rudi, penyidik akan menelusuri seluruh rekam jejak tersangka, termasuk aktivitas dan riwayat pekerjaannya. Polisi juga akan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan tersangka.
“Semua jejak dan rekam aktivitas tersangka akan ditelusuri untuk mempercepat proses pencarian,” ujar Rudi dalam keterangannya.
Dalam upaya tersebut, Polda Jawa Barat menggandeng Bareskrim Polri serta bekerja sama dengan perusahaan teknologi Meta untuk membantu pemetaan data yang berkaitan dengan aktivitas tersangka di media sosial. Langkah itu dilakukan guna memperluas cakupan pencarian dan mengidentifikasi kemungkinan lokasi persembunyian pelaku.
Selain fokus memburu tersangka, polisi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan saksi. Polda Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memastikan para saksi yang membantu pengungkapan kasus mendapatkan perlindungan yang memadai.
Sementara itu, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah indekos di kawasan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, yang diduga menjadi lokasi korban disekap. Dari lokasi tersebut, petugas membawa sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyelidikan.
Ketua RT setempat menyebut proses olah TKP berlangsung selama beberapa jam. Sejumlah barang seperti helm, pakaian, tas, dan barang lainnya diamankan petugas untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa penyidik juga telah mengidentifikasi seorang perempuan yang merupakan mantan istri tersangka. Berdasarkan hasil pendalaman awal, perempuan tersebut disebut pernah mengalami perlakuan kekerasan, meski tidak separah yang dialami YTR.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan kemudian menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Hingga kini, kepolisian masih terus memburu keberadaan Taufik Hidayat serta mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.




