Kepolisian berhasil mengamankan pelaku penikaman yang menewaskan seorang anak punk di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Meski pelaku telah ditangkap, polisi menyatakan motif di balik peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman.
Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Dimmas Adhit, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian. Polisi kemudian mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
“Dari hasil penyelidikan, pelaku telah berhasil kami amankan. Namun untuk motif pelaku hingga saat ini masih dalam proses pendalaman,” ujar Kompol Dimmas Adhit.
Menurut polisi, penyidik masih melengkapi alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun alasan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Masyarakat juga diimbau tidak berspekulasi hingga proses penyelidikan selesai.
Korban diketahui bernama Faisal Anwar. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, peristiwa berdarah itu terjadi di Kampung Jatibaru, RT 06/RW 06, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Ketua RT 06, Boy Sandi, mengaku menerima laporan adanya keributan dari warga. Saat tiba di lokasi, korban telah dievakuasi ke rumah sakit.
“Saya tidak mengetahui secara pasti kronologinya. Setelah mendapat laporan dari warga soal pertikaian, saya langsung mendatangi lokasi. Namun korban sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.
☕ Dukung ASHA Publishing
Jika artikel ini bermanfaat, Anda dapat mendukung operasional redaksi dan publikasi kami.
Boy Sandi menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, korban dan pelaku diduga sempat terlibat perselisihan di beberapa lokasi sebelum penikaman terjadi. Dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu persoalan asmara. Meski demikian, informasi itu masih sebatas keterangan warga dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidik.
