Jakarta – Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/7). Kali ini, sasaran penyidik adalah deretan ruko di Jalan Asem II yang diduga berkaitan dengan penyidikan sejumlah perkara korupsi.
Penggeledahan tersebut merupakan lanjutan dari operasi yang telah dilakukan sehari sebelumnya di berbagai lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bogor. Polisi datang ke lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dengan pengamanan ketat dan memasang garis polisi di sekitar area penggeledahan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya kegiatan penyidikan tersebut. Meski demikian, kepolisian belum mengungkap secara rinci barang bukti yang ditemukan maupun pihak yang menjadi target dalam penggeledahan terbaru tersebut.
Sebelumnya, penyidik telah menggeledah sedikitnya 12 lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani. Beberapa di antaranya meliputi kantor perusahaan, rumah pribadi, money changer, kafe, apartemen, hingga sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Penggeledahan di Sentul menjadi perhatian publik setelah penyidik menemukan sebuah brankas tersembunyi yang berisi sekitar 74 kilogram emas batangan, mata uang asing dalam dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta uang tunai. Nilai keseluruhan aset yang diamankan diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.
Polisi menyatakan seluruh barang bukti tersebut masih didalami untuk menelusuri asal-usul kepemilikannya serta dugaan keterkaitannya dengan tindak pidana yang sedang diselidiki.
Perkara yang ditangani Kortastipidkor Polri disebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara, tindak pidana pencucian uang (TPPU), perkara ASABRI, serta penyelesaian utang yang melibatkan sejumlah perusahaan.
Hingga saat ini, kepolisian belum mengumumkan identitas pihak yang bertanggung jawab atas aset-aset yang disita maupun pihak yang menjadi tersangka baru dalam pengembangan kasus tersebut. Penyidik menegaskan proses penggeledahan dan pendalaman barang bukti masih terus berlangsung.




